Welcome to Pear'L Corner' Selamat datang di Pear'L Corner 'Selamat datang di Pear'L Corner 'Welcome to Pear'L Corner ' Welcome to Pear'L Corner'selamat datang Pear'L Corner 'Welcome to Pear'L Corner'selamat datang Pear'L Corner' Sudut Hati

Translate

Sunday, July 10, 2016

Burung Beo


Seorang ibu pergi ke toko hewan dan melihat burung Beo yang indah.
Harganya cuma 50 ribu.
Ibu: "Kok murah mas?"
Sipemilik toko: "begini bu 'burung Beo' ini dulunya dipelihara dirumah bordil Di Kalijodo jadi sering ngomong jorok, makanya dijual sangat murah karna gak ada yang mau beli".....
Si ibu berpikir sejenak & memutuskan untuk beli burung yg indah itu.
Ia membawa pulang dan menaruhnya di sangkar di ruang tamu....
Burung itu melihat ke sekeliling ruangan, lalu melihat ibu itu dan
berkata:"Rumah baru, mami baru"
Ibu itu kaget, tapi dia menganggapnya lucu ......
Saat anak gadisnya pulang dari sekolah, burung itu melihatnya dan
berkata:"Rumah baru, mami baru, wajah baru"
Si anak dan ibu itu merasa sedikit tersinggung, tapi akhirnya bisa
mengerti karna cuma seekor burung...
Beberapa saat kemudian setelah sore menjelang, pak Insan suaminya
ibu itu pulang dari kantor.
Burung itu melihatnya dan berkata:
"Ciluk baaa.!! Halo Oom..., ketemu lagi kitaaa..., Langganan
lama...... Langganan lamaa...
Si ibu langsung teriak : "Bapaaaaakkkk..!!! "


Thursday, June 30, 2016

pelayanan prima berbuah manis

Suatu ketika, pimpinan Mercedes Benz sebut saja Mr Benz menelpon seorg tukang ledeng yg direkomendasikan temannya utk memperbaiki kran air yg bocor di rumah. temannya bilang tukang ledeng yg satu ini bisa diandalkan.
Ketika dihubungi ternyata sang tukang ledeng sedang banyak pekerjaan dan baru bisa datang 2 hari lagi. akhirnya Mr Benz setuju utk menunggu 2 hari.
Keesokan harinya, sang tukang ledeng menghubungi Bos Mercy tsb sekedar menyampaikan terima kasih krn sdh bersedia menunggu 1 hari lagi. sang Bos pun terkesan atas pelayanan dan cara berbicara sang tukang ledeng tsb.
Pada hari yg disepakati, sang tukang ledeng datang ke rumah tsb utk memperbaiki kran yg bocor.
Setelah di utak atik sana dan sini, kran pun selesai diperbaiki dan sang tukang ledeng pulang stlh menerima pembayaran atas jasanya.
Sekitar 2 minggu stlh itu, sang tukang ledeng menghubungi lagi Mr Benz sekedar menanyakan apakah kran yg diperbaiki sdh benar2 beres atau masih timbul masalah?
Mr Benz berpikir orang ini luar biasa. walaupun cuma tukang ledeng tetapi begitu memperhatikan kepuasan pelanggan.
Bbrp bln kemudian Mr. Benz merekrut sang tukang ledeng utk bekerja di perusahaannya, tentu sang tukang ledeng kaget, apalagi sebelumnya ia tdk tahu orang yg dibantunya adalah pimpinan sebuah perusahaan otomotif terbesar di dunia.
Pertanyaanya, kira2 pekerjaan apa untuknya sekarang? Apakah tukang tersebut akan diangkat menjadi pengawas saluran air dan perledengan di pabrik Mercedez ?
Apakah keahlian di bidang pipa yang membuatnya direkrut?
TIDAK !
Bukan keahliannya sebagai tukang pipa yg membuatnya mendapat posisi baru, tapi dedikasinya yg ingin selalu membuat pelanggan puaslah yang membuatnya menjadi pegawai terhormat.
Tukang ledeng ini bernama : Christopher L. Jr.
Ia direkrut utk mengurusi customer Mercedes Benz dgn tujuan utama agar pemilik mobil Mercedez puas atas pelayanan perusahaan otomotif tsb.
Dgn pekerjaan barunya, sang tukang pipa kini harus mengembangkan bakatnya di bidang kepuasan pelanggan, sebuah bidang yg sebelumnya sama sekali tak terpikirkan sebagai pekerjaaannya.
Sang tukang pipa tdk menyangka bahwa keramahannya melayani pelanggan, keinginannya memuaskan pelanggan, ternyata merupakan keahlian yg sangat berharga dan langka.
Karena keahlian itu bukan hanya menyangkut ilmu, tapi hati manusia.
Tak terpikir olehnya, sebuah sikap yg dianggap sekedar nilai tambah (value) pekerjaaan, ternyata mempunyai nilai besar.
Karirnya melesat hingga ia menjabat sebagai General Manager di Customer-Satisfaction and Public Relation di 

Monday, June 27, 2016

MAMA MINTA DADAH


Di sebuah minimarket, seorang pemuda diikuti oleh seorang ibu, ketika hampir mendekati antrian di kasir, si ibu yang sekarang ada didepan pemuda bilang,
Ibu: "Nak, maaf... kalo tadi ibu ngikutin kamu terus, mungkin kamu ngerasa nggak nyaman.
Tapi itu karena kamu mirip sekali sama anak saya yg baru meninggal."
Pemuda: "Oh, ya nggak apapa, Bu!."
Ibu: "Ibu punya satu permintaan, boleh? "
Pemuda: "Apa itu bu?
"
Ibu: "Ketika ibu pergi, katakanlah ‘DAH MAMAAH’ bisa kan? "
Pemuda: "Baiklah bu !"
Si ibu yang di depan pemuda ngasih barang kekasir, dan menatap sang pemuda terakhir kalinya...
Pemuda: "DAH... MAMAAHH...!"
Si pemuda ngasih barang ke kasir buat diitung
Pemuda: "Semuanya jadi berapa mas?"
Kasir: "Satu juta dan sekian ratus ribu rupiah... "
Pemuda: "Wahh... Koq... Mahal amat? Aku 'kan cuma beli rokok aja"
Kasir: "Ibu tadi bilang barang belanjaannya dibayarin sama anaknya."
Si pemuda : Gleekkg!!!
Hati2 Penipuan jenis baru.! Mama minta Dadah... ðŸ˜‰

PRAJURIT PALING BERANI

Personel pasukan elite TNI mengikuti latihan di Amazon bersama pasukan dari Navy Seal dan Delta Force. Mereka berlatih perang hutan, sabotase hingga aneka jebakan.
Akhirnya tibalah latihan terakhir. Mereka harus berenang menyeberangi Sungai Amazon yang penuh buaya, ular anaconda dan ikan piranha. Jelas ini sangat mengerikan.
Instruktur bertanya, siapa yang berani melakukannya?
Tidak ada jawaban.
"Kalau ada yang berani, kalian akan dinobatkan sebagai prajurit paling berani di dunia!" katanya.
Tak ada yang mengacungkan tangan. Si instruktur menambah tawarannya. "Bagaimana dengan hadiah USD 10.000 dan liburan ke Hawaii?"
Tiba-tiba, hadirin dikejutkan dengan seorang personel TNI yang terjun ke sungai. Sambil berteriak dia berenang dengan gesit menghindari aneka hewan buas di Sungai Amazon.
Dia berhasil lolos dan sampai ke seberang dengan selamat walau dengan napas memburu. Hadirin terpukau melihat keberanian prajurit dari Indonesia itu.
"Selamat! Kau mau gelar prajurit paling berani dinobatkan sekarang?" tanya instruktur.
"Tidaaak!" teriak prajurit TNI itu.
"Oh, atau mau segera uang USD 10.000 dan liburan ke Hawaiii?" tanya instruktur lagi.
"Tidaaaak!" teriak prajurit TNI.
"Lalu apa yang kau mau?" tanya instruktur penasaran.
Sambil menahan marah prajurit TNI berkata: "Saya hanya mau tanya siapa orang yang tadi iseng mendorong saya masuk ke dalam sungai. Saya akan hajar dia!!" ðŸ˜ 

Monday, June 20, 2016

KISAH ANAK KECIL

Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.
Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.
Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.
Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.
“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.
Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :
“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”
Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :
“Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.
Refleks aku panggil anak lelaki itu.
“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'”
” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”
“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.
“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.
Aku pegang bahu anak itu :
” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”
Tak terasa air mataku menetes :
“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.
Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :
“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak”.
Radit menyalami tanganku dan menciumnya.
“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.
Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.
Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”
Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”
“Ya Allah.. Pak…”
Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.
Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.
Sahabat ada kalanya seorang ank lebih jujur dri pada orang dewasa,ajrkan lah ank2 kita dri dini , tidakan nyata yg bukan teori semata.
Kisah ini dari hamba Alloh.

Wednesday, June 15, 2016

Aku Tidak Melihat (Lagi) Indonesia

 ðŸ˜¢
A middle-aged man told me:
In the past my childhood away from the frenetic politics and economics, I see the landscape of paddy fields which side of the maturation of irrigation facilities built by the government. Rice fields, gurgling water and the birds singing is my daily companion to spend time and enjoy the clear rain falling down on the ground. Government school building made ​​of wood, sometimes without smeared  paint, there we were declared the national anthem songs that build nasionaliame life since childhood. I so love Indonesia while it occasionally enjoying the song "Flirt Coconut Island" or "The Kucinta Desaku" of Radio Republik Indonesia because at that time we did not know television.

With additional stories from my grandfather who was a Veteran of independence, the more I love Indonesia and never aspire to be a soldier though I never signed up for selection into the army. That's what I saw Indonesia, a country that gemah ripah lohjinawi, and seasoned self-sufficiency in energy and food, the dreaded opponents respected friend as an Asian tiger.
The passage of time has brought Indonesia to see first into a fight globalization. A fight that was created by people who used to be nicknamed colonialism and now holds neolib. The fight that was created with neolib rules, the jury neolib, neolib players, a fight that would not be fair or unfair even though we should be able to win the battle.
The fight has now made Indonesia battered, full of bruises and cuts slashed everywhere. Wounds so easily pierced Indonesia because fighters enter the ring is not real fighters but fraudsters masquerading as a knight, and foolishly risking the nation even though he knew he had lost because he is a traitor who gained trust. I no longer see Indonesia in that fight any cuts because the earth has been stuck pertiwi foreign sword with banners. Indonesia Where is it now?
The fight is not over, there is still a little time left. There is no other way to save Indonesia, fighters should be replaced with knights motherland. The fight can not continue while Indonesia was represented by fighters cheaters, which will undoubtedly fail. This gelisahku greet the dawn, where the knight is now? Because I do not see anymore Indonesia.

BINGUNG

Suatu hari dirumah sakit gila
Dokter bertanya kepada seorang pasiennya: bagaimana Anda menjadi sakit jiwa ?
Pasien menjawab : 
"Karena hubungan keluarga! "

Dokter bingung....
Pasien menjelaskan :
"Beberapa tahun yang lalu, saya menikah dengan seorang janda , dan dia memiliki putri sekitar dua puluhan..."
"Kemudian, ayah saya merayu anak tiri saya dan menikah, Anak tiri saya menjadi ibu tiri saya dan ayah saya menjadi menantu saya.."
"Dua tahun kemudian, istri saya melahirkan anak saya, dia adalah adik dari ibu tiri saya, sehingga anak saya memanggil saya ayah, tapi saya bisa juga memanggil anak saya paman !" ðŸ˜€
"Kemudian, anak tiri saya dan ayah saya memiliki seorang putra, dia saudara saya, tapi dia harus memanggil saya kakek ......." ðŸ˜‚
"Pada saat yang sama, saya suami istri saya , istri saya adalah ibu dari ibu tiri saya , yaitu nenek saya, jadi saya adalah kakek saya sendiri"
Otak saya jadi kopyor tidak kuat memikirkan kerumitan itu dok..." ðŸ˜¢