Welcome to Pear'L Corner' Selamat datang di Pear'L Corner 'Selamat datang di Pear'L Corner 'Welcome to Pear'L Corner ' Welcome to Pear'L Corner'selamat datang Pear'L Corner 'Welcome to Pear'L Corner'selamat datang Pear'L Corner' Sudut Hati

Translate

Saturday, January 19, 2013

Seri Kisah Tentang Sebuah Kebaikan

Suatu hari seseorang seseorang bareng teman-temanya naik angkutan kota dari Darmaga menuju Terminal Baranang siang, kota Bogor. Pengemudi angkot itu seorang anak muda, didalam angkot duduk 7 orang penumpang, termasuk kami. Masih ada 5 kursi yang belum terisi, seperti biasa di tengah jalan, angkot-angkot saling menyalip untuk berebut penumpang. Namun ada pemandangan aneh, didepan angkot yang kami tumpangi ada seorang ibu dengan 3 orang anak remaja berdiri di tepi jalan. Setiap ada angkot yang berhenti dihadapannya, dari jauh kami bisa melihat si ibu bicara kepada supir angkot, lalu angkot itu melaju kembali.

Kejadian ini terulang beberapa kali. Ketika angkot yang kami tumpangi berhenti, si ibu bertanya: “Dik, lewat terminal bis ya?”, supir tentu menjawab “ya”. Yang aneh si ibu tidak segera naik. Ia bilang “ Tapi saya dan ke 3 anak saya tidak punya ongkos.” Sambil tersenyum, supir itu menjawab “Gak pa-pa bu, naik saja”, ketika si ibu tampak ragu2, supir mengulangi perkataannya “ayo bu, naik saja, gak pa-pa ..”

Saya terpesona dengan kebaikan Supir angkot yang masih muda itu, di saat jam sibuk dan angkot lain saling berlomba untuk mencari penumpang, tapi si Supir muda ini merelakan 4 kursi penumpangnya untuk si ibu dan anak-anaknya. Ketika sampai di terminal bis, 4 orang penumpang gratisan ini turun. Si Ibu mengucapkan terima kasih kepada Supir. Di belakang ibu itu, seorang penumpang pria turun lalu membayar dengan uang rp. 20 ribu. Ketika supir hendak memberi kembalian (ongkos angkot hanya Rp.4 ribu) Pria ini bilang bahwa uang itu untuk ongkos dirinya serta 4 orang penumpang gratisan tadi. “Terus jadi orang baik ya, Dik ” kata pria tersebut kepada sopir angkot muda itu... Sore itu saya benar-benar dibuat kagum dengan kebaikan-kebaikan kecil yang saya lihat. Seorang Ibu miskin yg jujur, seorang Supir yang baik hati dan seorang penumpang yang budiman. Mereka saling mendukung untuk kebaikan. Andai separuh saja bangsa kita seperti ini, maka dunia akan takluk oleh kebaikan kita. Teruslah berbuat baik, sekecil apapun ketulusan yang kita perbuat tentunya sangat berarti untuk lain.


Friday, January 18, 2013

Seri Kisah Kejujuran : Dosen Cerdas


ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.

Mahasiswa A: “pak, maaf kami telat ikut ujian semester.”

mahasiswa B: “iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkot…nya meletus.”

Mahasiswa C: “iya kami kasihan sama supirnya…. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.”

Mahasiswa D: “oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.”

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda.

“Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.

Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.

Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.

Di soal kedua tertulis:

“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus..?

*Hikmah: Sekecil apapun kebohongan yg kita lakukan tetap akan terungkap. Dan sebuah kebohongan bukanlah solusi dalam menyelesaikan masalah namun akan menambah masalah. Dan kejujuran itu lebih indah,, Setidaknya akan membuat kita lega setelah jujur..

Monday, January 14, 2013

Kisah suami istri

Sepasang suami istri sedang makan malam bersama di rumah. Mereka adalah pengantin yang baru menikah 2 bulan. Di tengah makan malam mereka, sang istri membuka pembicaraan..

Istri : “suamiku sayang, bolehkah aku melakukan usul?”.
Suami : “boleh istriku sayang, silahkan!!”.
Istri : “saya ingin kita menulis kekurangan pasangan kita masing2 di kertas kosong..agar kita bisa saling intropeksi diri. tapi janji, tidak ada yang boleh tersingung. bagaimana sayang”.
Suami : “baik istriku, insya Allah..” *sambil tersenyum manis*

Sang istri kemudian pergi mengambil 2 lembar kertas kosong dan pulpen. Lima belas menit kemudian…

Istri : “sayang saya sudah selesai menulisnya.. apakah engkau juga sudah selesai?”.
Suami : “iya , saya juga sudah selesai!”.
Istri : “baiklah, sekarang tukar kertas kita masing2. Jangan ada yang dibuka dulu. Nanti dibaca secara terpisah setelah saya membereskan makan malam ini!”.
Suami : “iya sayang!” *sambil kecup istri*

Si istri mulai membereskan makan malam dan suami lantas pergi ke kamar tidur. Beberapa saat kemudian istri kirim sms kepada suami..
“suamiku, sekarang saya sudah selesai. Silahkan buka kertasnya dan baca tulisannya di kamar. saya akan membacanya di dapur ”

Sang suami langsung membuka kertas dan membacanya. Setiap membaca tulisan mengenai kekurangannya, air matanya tidak bisa dibendung, mengalir di setiap sudut matanya. Karena ternyata begitu banyak kekurangan pada dirinya. Sementara itu, di dapur sang istri juga membuka kertas.

Tak lama kemudian sang istri menghampiri suami ke kamar ..

Istri : “bagaimana suamiku, engkau telah membacanya?”
Suami : “sudah istriku, maafkan aku yang tidak bisa sempurna mendampingimu.. maafkan aku,” *air matanya semakin deras mengalir*

Istri : “iya suamiku, tapi mengapa engkau tidak menulis apapun dikertas itu? padahal aku telah menulis segala kekuranganmu..”

Suami : “wahai istriku tercinta, tahukah engkau? aku mencintaimu apa adanya.. sehingga aku melihat kekuranganmu adalah kelebihanmu dan aku tahu Allah menciptakan setiap manusia dengan berbagai kekurangannya, untuk itu aku sebagai suamimu akan menjadi pelengkap untuk menutupi kekurangan istriku.. aku mencintaimu karena Allah wahai istriku”. *sambil menangis dan berbisik lirih di telinga sang istri*

Sang istri pun tak sanggup menahan tangis mendengar ucapan dari sang suami yang begitu sangat mencintainya.

Tuesday, January 8, 2013

ngegombal,..

Cowo : Aku suka mata kamu.
Cewe : Wow, makasih!
Cowo : Yap sama-sama. Tapi aku lebih suka mata ku loh.
Cewe : *kesal* zzz
Cowo : Karena tanpa mata ku aku gak bisa ngeliat mata kamu :*
Cewe : Ahh, aa bisa aja..
============
Cowo : Bapak kamu punya perternakan lebah ya?
Cewe : kok gitu? Kenapa?
Cowo : abis kamu manissss banget kayak madu..
============
Cowo : Bebh, tolong dong..aku gak bisa ngliat nih..
Cewe : loh! kok bisa bang?
Cowo : iya aku buta..buta karena cinta mu

Kamu emang menakutkan tau ga? Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu.

Renungan Pagi

Di sebuah gerbong kereta api yang penuh, seorang pemuda berusia 24tahun melepaskan pandangannya melalui jendela. Ia begitu takjub melihat pemandangan sekitarnya.

Dengan girang, ia berteriak dan berkata kepada ayahnya: Ayah coba lihat, pohon-pohon itu... mereka berjalan menyusul kita".

Sang ayah hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala dengan wajah yang tidak kurang cerianya. Ia begitu bahagia mendengar celoteh putranya itu.

Di samping pemuda itu ada sepasang suami-istri yang mengamati tingkah pemuda yang kekanak-kanakan itu. Mereka berdua merasa sangat risih.
Kereta terus berlalu. Tidak lama pemuda itu kembali berteriak: "Ayah, Lihat itu, itu awan kan... ? lihat... mereka ikut berjalan bersama kita juga..."

Ayahnya tersenyum lagi menunjukkan kebahagiaan.

Dua orang suami-istri di samping pemuda itu tidak mampu menahan diri, akhirnya mereka berkata kepada ayah pemuda itu: "Kenapa anda tidak membawa anak anda ini ke dokter jiwa?"

Sejenak, ayah pemuda itu terdiam. Lalu ia menjawab: "Kami baru saja kembali dari rumah sakit, anakku ini menderita kebutaan semenjak lahir. Ia baru dioperasi, dan hari ini adalah hari pertama dia bisa melihat dunia dengan mata kepalanya".

Pasangan suami itu pun terdiam seribu bahasa.

Nilai moral :
Setiap orang mempunyai cerita hidup masing-masing, oleh karena itu jangan memvonis seseorang dengan apa yang kita lihat saja. Pikiran kita terbatas dan kita cenderung mengukur orang lain dgn ukuran kita; padahal ukuran Allah tidak terbatas. Biarlah kita belajar melihat seperti Allah melihat. Adakalanya hal2 itu umum dan biasa untuk kita; tapi bagi orang lain itu menakjubkan

♥ Cinta Yang Berakhir Tragis ♥

Andre Dan Sherly adalah sepasang kekasih,
Andre sangat mencintai Sherly. Andre telah
melipat 1000 buah burung kertas untuk Sherly
dan Sherly kemudian menggantungkan burung-
burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam
tiap burung kertas tersebut Andre telah
menuliskan harapannya kepada Sherly.

Banyak sekali harapan yang telah Andre
ungkapkan kepada Sherly. “Semoga kita selalu
saling mengasihi satu sama lain” dsb. Semua
harapan itu telah disimbolkan dalam burung
kertas yang diberikan kepada Sherly.

Suatu hari Andre melipat burung kertasnya
yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas
transparan sehingga kelihatan sangatberbeda
dengan burung-burung kertas yang lain.

Ketika memberikan burung kertas ini, Andre
berkata kepada Sherly:
“Sherly, ini burung kertasku yang ke 1001.
Dalam burung kertas ini aku mengharapkan
adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku
dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan
kita akan segera menikah. Semoga kita dapat
mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan
sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “
Saat mendengar Andre berkata demikian,
menangislah Sherly.

Ia berkata kepada Andre:
“Ndre, senang sekali aku mendengar semua itu,
tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk
tidak menikah denganmu karena aku butuh
uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!”

Saat mendengar itu Andre pun bak
disambargeledek. Ia kemudian mulai marah
kepada Sherly. Ia mengatai Sherly matre, orang
tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Dan
Akhirnya Andre meninggalkan Sherly menangis
seorang diri.

Andre mulai terbakar semangatnya. Ia pun
bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses
dan hidup berhasil. Sikap Sherly dijadikannya
cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan
usaha Andre menunjukkan hasilnya. Ia diangkat
menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan
dalam setahun ia telah diangkat menjadi
manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan
tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham
dari perusahaan itu.
Sekarang tak seorangpun tak kenal Andre, ia
adalah bintang kesuksesan. Suatu hari Andre
pun berkeliling kota dengan mobil barunya.

Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua
tengah berjalan di dalam derasnya hujan.
Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak
terawat. Andre pun penasaran dan mendekati
suami istri itudengan mobilnya dan ia
mendapati bahwa suami istri itu adalah orang
tua Sherly.

Andre mulai berpikir untuk memberi pelajaran
kepada kedua orang itu, tetapi hatinuraninya
melarangnya sangat kuat.
Andre membatalkan niatnya dan ia membuntuti
kemana perginya orang tua Sherly. Andre
sangat terkejut ketika didapati orang tua Sherly
memasuki sebuah makam yang dipenuhi
dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut
ketika ia mendapati foto Sherly dalam makam
itu. Andre pun bergegas turun dari mobilnya
dan berlari ke arah makam Sherly untuk
menemui orang tua Sherly.

Orang tua Sherly pun berkata kepada Andre:
”Ndre, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami
habis untuk biaya pengobatan Sherly yang
terkena kanker rahim ganas.
Sherly menitipkan sebuah surat kepada kami
untukdiberikan kepadamu jika kami bertemu
denganmu.”

Orang tua Sherly menyerahkan sepucuk surat
kumal kepada Andre.
Andre membaca surat itu.

“Ndre, maafkan aku. Aku terpaksa
membohongimu. Aku terkena kanker rahim
ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak
mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena
jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh
dalam kehidupan sentimentil yang penuh
keputus-asaan yang akan membawa hidupmu
pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu
Ndre, karena itu aku lakukan ini. Aku
mencintaimu Ndree……….. “
Setelah membaca surat itu, menangislah Andre.

Ia telah berprasangka terhadap Sherly begitu
kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati
Sherly teriris-iris ketika ia mencemoohnya,
mengatainya matre, kejam dan tak
berperasaan. Ia merasakan betapa Sherly
kesepian seorang diri dalam kesakitannya
hingga maut menjemputnya, betapa Sherly
mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh
penderitaan itu. Tetapi ia lebih memilih untuk
menganggap Sherly sebagai orang matre tak
berperasan. Sherly telah berkorban untuknya
agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan
kehancuran.

KISAH CINTA SEJATI


Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa masa yg sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut diruang keluarga yg ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah hari ulang tahun Ellen.Kami bertengkar pagi ini karna Ellen terlambat membangunkanku.Aku kesal & tak mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepadanya, Kecupan dikeningnya yg biasa kulakukan dihari Ulang Tahunnya tak mau kulakukan.

Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 x menghubungiku untuk memintaku segera pulang & makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.Jam menunjukan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang.

Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet.
Aku benar benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal.
Akhirnya aku sampai juga dirumah pukul 12 malam. 2 jam perjalanan kutempuh yg biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai dirumah. Kulihat Ellen tertidur disofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti dihadapannya dan memandang wajahnya.

"Ia sungguh cantik" kataku dalam hati. "Wanita yg menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk dibangku SMA yg kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan pergi meninggalkannya. Aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya. Aku langsung masuk kekamar, dimeja rias istriku kulihat buku itu, buku cokelat tebal yg dimiliki oleh istriku.

Bertahun tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku cokelat itu, sejak sebelum menikah. Tak pernah ia ijinkan aku membukannya. Ini Saatnya! Aku tak memperdulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.

14 February 1996 --- "Terima kasih Tuhan atas pemberianmu yang berarti bagiku. Vincent pacar pertamaku yg akan menjadi pacar terakhirku." Hmm, aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.

6 September 2001 --- "Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan aku mohon agar Vincent tidak pindah kelain hati." Jantungku serasa mau berhenti

23 Oktober 2001 --- "Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent atas Candle Light Dinner dihari ulang tahun seorang wanita bernama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk yang kau kehendaki agar kuketahui." Jantungku benar benar mau berhenti. Melly, wanita yg sempat dekat denganku disaat hubungan ku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yg karenanya aku hampir saja memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya 4 bulan dan memutuskan untuk tetap setia dengan Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.

4 January 2002 --- " Aku dihampiri wanita bernama Melly, ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah berselingkuh dengannya. Tuhan beri aku kekuatan yg berasal daripadamu." Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, Ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis dihadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata kata tajam yg keluar dari mulutnya. Nafasku sesak tak mampu kubayangkan apa yg Ellen rasakan saat itu.

14 February 2002 --- "Vincent melamarku dihari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yg harus aku lakukan? Berikan aku tanda untuk mengambil keputusan yg harus kuambil."

14 February 2003 --- "Hari Minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!"

18 July 2005 --- "Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku."

7 April 2006 --- "Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu didepan rumah agak lama. Karna seharian aku berada di mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu dihari ulang tahunnya yg tinggal 2 hari lagi. Tuhan beri kedamaian dihati Vincent agar dia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur disore hari lg kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah." Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007 --- "Vincent butuh meja untuk menaruh kopi diruang keluarga, dia sangat suka membaca disudut ruang itu. Tuhan bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah natal untuk Vincent." Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah natal untukku. Ya, ia memang membelinya dimalam natal dan menaruhnya hari itu juga diruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya.

Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku baru menyadari bahwa istri ku sangat bijak dan merupakan anugrah yang terbesar yang telah diberikan oleh Tuhan. Dan aku tidak sungguh-sunguh menjaga dan menyayanginya. Aku sungguh menyesal. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan dia terbangun.
"Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat Ulang Tahun..
----------