Welcome to Pear'L Corner' Selamat datang di Pear'L Corner 'Selamat datang di Pear'L Corner 'Welcome to Pear'L Corner ' Welcome to Pear'L Corner'selamat datang Pear'L Corner 'Welcome to Pear'L Corner'selamat datang Pear'L Corner' Sudut Hati : Mewarnai atau diwarnai

Translate

Thursday, April 12, 2012

Mewarnai atau diwarnai


Melangkahlah  selangkah  demi selangkah  dan  Sampaikan tentang  kebaikan, Berikan  yang  terbaik  kepada Dunia dan yang terbaik pula yang akan kembali kepadamu,  Maka Engkau  akan  tiba  di  jalan  kehidupan  yang   membuatmu   bahagia  sampai   kamu  menemukan takdir kehidupanmu,   Hidup  adalah  episode  mengerti dan melakukan  yang  terbaik  dan menikmati   setiap   episode. Tetapi  ingatlah  bahwa  tuhan   tidak  menjajikan  hamparan   bunga   mawar   dalam   kehidupan, tapi penuh dengan ujian, godaan dan tantangan, dan  berbahagialah  orang  yang   bertahan  dan   melewati   dengan benar   dan   baik.  
Sadarilah   bahwa   hanya  ada  dua  dalam   kehidupan  ini  kita  mewarnai  atau  diwarnai  kehidupan,  ciptakan   sendiri   sejarah hidupmu dan  nikmati    setiap   prosesnya.

 Dalam  sebait  puisi:  Kahlil   Gibran  mengatakan :

"Tak seorang pun dapat menanamkan pelajaran kecuali yang mulai terjaga difajar  subuh   pengetahuan  Dan Guru….,tiada   memindahkan   kebijaksanaan,  namun  membenihkan  keyakinan  serta   kasih  sayang,  demikian   pula   kalian   masing masing  hendaknya  bangkit  sendiri  dalam   pengetahuan  tentang   tuhan  serta pengertian tentang seluruh alam".

Tetaplah berharap yang terbaik, namun jalani dengan penuh syukur atas setiap hal yang terjadi,hadapi setiap tantangan dan persoalan dan syukuri  setiap NikmatNya.

"Pastikan bahwa yang di kerjakan  hari in iadalah Usaha yang terbaik dari niat yang baik"

         Lihatlah  Melati tak pernah berdusta dengan apa yang ditampilkannya. Ia tak memiliki warna dibalik warna putihnya. Ia juga tak pernah menyimpan warna lain untuk berbagai keadaannya, apapun kondisinya, panas, hujan, terik ataupun badai yang datang ia tetap putih. Kemanapun dan dimanapun ditemukan, melati selalu putih. Putih, bersih, indah berseri di taman yang asri. Pada debu ia tak marah, meski jutaan butir menghinggapinya. Pada angin ia menyapa, berharap sepoinya membawa serta debu-debu itu agar ianya tetap putih berseri. Karenanya, melati ikut bergoyang saat hembusan angin menerpa. Kekanan ia ikut, ke kiri iapun ikut. Namun ia tetap teguh pada pendiriannya, karena kemanapun ia mengikuti arah angin, ia akan segera kembali pada tangkainya.Pada tangkai ia bersandar, agar tetap meneguhkan kedudukannya, memeluk erat setiap sayapnya, memberikan kekuatan dalam menjalani kewajibannya, menserikan alam. Agar kelak, apapun cobaan yang datang, ia dengan sabar dan suka cita merasai, bahkan menikmatinya sebagai bagian dari cinta dan kasih Sang Pencipta.

No comments:

Post a Comment